Slider Top Big

[4][Topik][slider-top-big][Slider Top]

Tips Perawatan Sunat Smart Klamp

| 1 Comment
Smart klamp adalah salah satu metode dalam sunat. Alatnya hanya terdiri dari dua komponen, terbuat dari bahan ringan dan kuat. Pemasangan alat sangat gampang, tidak menimbulkan perdarahan dan tanpa jahitan. Berbeda dengan metode lain Smart Klamp tetap dibiarkan menempel sampai 5-7 hari, setelah itu baru alat dilepas.  Setelah sunat dengan cara ini, anak bisa langsung bermain, sekolah bahkan berenang, tanpa khawatir akan berdarah atau terjadi komplikasi. Bagi orang dewasa bisa langsung bekerja bahkan surfing.
Perawatan setelah sunat pun sangat gampang. Ada beberapa tips perawatan agar hasilnya memuaskan.
  • Segera setelah dikhitan anak sebaiknya minum obat analgesik untuk menghindarkan rasa sakit setelah obat anestesi lokal yang disuntikkan habis diserap tubuh. 
  • Dianjurkan istirahat untuk menghindari terjadinya bengkak (edema) yang berlebihan kurang lebih 3 jam sesudahnya.
  • Perawatan luka dilakukan dengan membersihkan tabung smart klamp dengan air/rivanol setiap habis buang air kecil, khususnya sisi dalam, agar gland penis bebas dari sisa air kencing, setelah itu dikeringkan dengan kasa atau cotton bud. 
  • Bubuhkan baby oil/minyak kelapa di bekas area pemotongan agar mudah saat pelepasan tabung, disamping mandi. 
  • Jagalah kebersihan dengan cara mandi secara teratur. Siram dan bersihkan seluruh tabung SmartKlamp, kemudian keringkan dengan handuk agar tidak lembab. Jika memungkinkan, gunakan air mandi yang dicampur dengan antiseptik cair untuk membantu membersihkan smart klamp dari mikroba. Semakin sering dibersihkan dan dijaga tetap kering, terutama bagian dalam tabung, hasilnya akan lebih baik.
  • Pada hari ke-5 pada anak atau hari ke-7 pada orang dewasa, dilakukan pembukaan kunci smart klamp dengan cara memotong klem pada sisi kanan & kiri dengan gunting kuku. Setelah itu menarik posisi kunci ke arah samping luar. Setelah dibuka, lakukan pemberian baby oil di sekitar jaringan necrotic (bagian yang hitam) dengan cara meneteskan secukupnya setiap ½ jam pada bagian luar dan dalam tabung. Kulit luka akan melunak, sehingga alat mudah dilepaskan. Setelah tabung lepas, lakukan pengompresan dengan rivanol (gunakan kassa steril, jangan kapas) pada bagian jaringan necrotic minimal 10 kali sehari. Dalam waktu beberapa hari maka luka akan sembuh sempurna. Hasil khitan metode Smartklamp jauh lebih rapih, simetris dan estetis.
Alat ini diciptakan dengan menggunakan teknologi plastik terkini dan diproduksi dengan standard mutu berkualitas tinggi. Cara sunat yang hampir tanpa perdarahan dan alat yang sekali pakai (disposable) juga membantu mengurangi resiko penyebaran infeksi. Alat ini bekerja dengan cara kerja yang menyamai klem tali pusar bayi, sehingga tanpa memerlukan jahitan dan perban. Tabung smart klamp dipasang sedemikian rupa agar posisinya tidak menghalangi keluarnya air kencing

Biaya untuk metode ini cukup terjangkau dengan hasil memuaskan. Di Klinik Keluarga di Cianjur, sunat dangan Metode Smart Klamp hanya Rp. 500.000.-


Bagi anak yang hiperaktif, alat ini adalah pilihan yang paling tepat karena tingkat keamanannya yang sangat tinggi. Demikian juga untuk anak atau bayi yang masih mengompol alat ini sangat cocok karena tahan terhadap basah. 
Metode ini juga sangat aman bagi penderita Diabetes, Hemofilia & anak-anak Autis. Menghindarkan terjadinya penularan penyakit, seperti HIV/AIDS, hepatitis, dan infeksi pasca sunat. Beberapa kelebihan alat ini adalah dari sisi praktisnya alat ini sangat mudah digunakan bagi para dokter, tanpa jahitan dan tanpa perdarahan sehingga waktu yang diperlukan untuk melakukan proses khitanan menjadi lebih singkat (hanya sekitar 7 menit).