Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Cara Mengobati Diare

Kesehatan - 14 May 2025 Oleh Diaz

237 Kali Dibaca

Diare adalah kondisi di mana seseorang mengalami buang air besar dengan frekuensi lebih sering dan tekstur tinja yang lebih cair dari biasanya. Diare bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi virus, bakteri, parasit, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, alergi makanan, atau reaksi terhadap obat-obatan tertentu. Pengobatan diare bertujuan untuk mengatasi gejala, mencegah dehidrasi, dan mempercepat pemulihan.

Langkah pertama dalam mengobati diare adalah menjaga asupan cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Minumlah banyak air putih, oralit (larutan rehidrasi oral), atau cairan elektrolit yang mengandung garam dan gula dalam proporsi yang tepat. Hindari minuman berkafein, beralkohol, atau minuman manis berlebihan karena dapat memperparah diare.

Selain itu, perhatikan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna dan rendah serat selama diare berlangsung. Contohnya adalah nasi putih, pisang, roti tawar, dan kentang rebus. Hindari makanan berlemak, pedas, atau susu yang dapat memperburuk kondisi. Setelah diare mulai membaik, secara bertahap kembalikan makanan normal.

Jika diare disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik, tetapi ini tidak selalu diperlukan karena banyak kasus diare disebabkan oleh virus yang sembuh dengan sendirinya. Penggunaan obat antidiare seperti loperamide bisa membantu mengurangi frekuensi buang air besar, tetapi harus digunakan dengan hati-hati dan tidak dianjurkan untuk diare yang disertai demam tinggi atau darah dalam tinja.

Istirahat yang cukup juga penting untuk membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat pemulihan. Jaga kebersihan tangan dan lingkungan untuk mencegah penyebaran infeksi, terutama jika diare disebabkan oleh virus atau bakteri menular.

Jika diare berlangsung lebih dari dua hari pada anak-anak atau lebih dari tiga hari pada orang dewasa, disertai demam tinggi, muntah terus-menerus, darah dalam tinja, atau tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, pusing, dan penurunan kesadaran, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.


Bagikan Artikel Ini