Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Demensia - Gejala, Penyebab, dan Mengobati
Jaminan Kesehatan Nasional/BPJS - 21 Oct 2024 Oleh Diaz
1.084 Kali DibacaDemensia adalah gangguan yang menyebabkan penurunan fungsi kognitif otak, termasuk memori, kemampuan berpikir, dan perilaku. Kondisi ini memengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Demensia bukan bagian normal dari penuaan, meskipun sering terjadi pada lansia. Artikel ini akan membahas gejala, penyebab, dan cara mengobati demensia.
Gejala demensia bervariasi tergantung pada tahapannya dan penyebab yang mendasarinya. Namun, beberapa gejala umum yang sering muncul meliputi:
Gangguan Memori
Sering lupa dengan kejadian baru-baru ini atau kesulitan mengingat informasi penting, seperti nama orang atau tempat.
Kebingungan
Sulit memahami waktu, tanggal, atau lokasi, serta sering tersesat bahkan di tempat yang dikenal.
Kesulitan Berbicara dan Berkomunikasi
Mengalami kesulitan untuk menemukan kata-kata yang tepat, mengikuti percakapan, atau memahami informasi.
Perubahan Kepribadian dan Perilaku
Muncul perubahan mood yang drastis, seperti menjadi lebih cemas, mudah marah, atau depresi. Beberapa penderita juga bisa menjadi lebih apatis atau menarik diri dari aktivitas sosial.
Gangguan Kemampuan Berpikir
Mengalami kesulitan dalam melakukan perencanaan, pengambilan keputusan, atau pemecahan masalah sederhana.
Kesulitan Melakukan Aktivitas Sehari-hari
Penderita demensia mungkin tidak lagi mampu melakukan kegiatan sederhana yang biasanya rutin dilakukan, seperti memasak, mengelola keuangan, atau mengendarai mobil.
Jika gejala-gejala ini mulai terlihat pada diri sendiri atau orang terdekat, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan lebih lanjut.
Demensia bukanlah penyakit tunggal, melainkan kumpulan gejala yang disebabkan oleh kerusakan sel-sel otak. Beberapa penyebab umum demensia antara lain:
Penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer adalah penyebab demensia yang paling umum, yaitu sekitar 60-80% dari semua kasus. Penyakit ini merusak area otak yang terkait dengan memori dan berpikir.
Demensia Vaskular
Disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otak, biasanya akibat stroke atau penyumbatan pembuluh darah, yang mengakibatkan kerusakan jaringan otak.
Demensia dengan Badan Lewy
Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan protein abnormal (badan Lewy) di dalam otak, yang memengaruhi kemampuan kognitif, pergerakan, dan tidur.
Penyakit Parkinson
Meskipun dikenal sebagai gangguan gerak, penyakit Parkinson pada tahap lanjut juga dapat menyebabkan demensia.
Demensia Frontotemporal
Penyakit ini menyerang bagian depan dan samping otak, yang bertanggung jawab atas perilaku, bahasa, dan emosi.
Faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko demensia adalah usia lanjut, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.
Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan demensia, tetapi pengobatan dapat membantu mengurangi gejala dan memperlambat perkembangan penyakit. Beberapa langkah pengobatan yang sering dilakukan antara lain:
Obat-obatan
Terapi Non-Farmakologis
Perawatan Pendukung
Merancang lingkungan yang aman, memberikan dukungan emosional, dan memastikan perawatan harian yang memadai adalah kunci penting dalam pengelolaan demensia. Dukungan dari keluarga, teman, dan tenaga medis juga sangat penting.
Meskipun tidak semua penyebab demensia dapat dicegah, beberapa langkah gaya hidup dapat menurunkan risikonya:
Demensia adalah gangguan serius yang memengaruhi kemampuan kognitif seseorang dan dapat berdampak signifikan pada kualitas hidup. Meskipun tidak ada obat yang dapat menyembuhkan demensia, deteksi dini, pengobatan, serta dukungan yang tepat dapat membantu memperlambat penurunan fungsi otak dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Pencegahan melalui gaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin juga penting untuk mengurangi risiko terkena demensia.
Bagikan Artikel Ini