Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Diabetes Meningkatkan Risiko Infeksi Gigi

Klinik Gigi - 10 May 2025 Oleh Diaz

403 Kali Dibaca

Diabetes adalah kondisi medis yang memengaruhi cara tubuh mengelola gula darah, dan kondisi ini memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mulut, khususnya dalam meningkatkan risiko infeksi gigi. Penderita diabetes cenderung mengalami gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya, sehingga tubuh menjadi kurang efektif dalam melawan infeksi, termasuk infeksi di area mulut. Kadar gula darah yang tinggi juga menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak, yang dapat mempercepat kerusakan gigi dan jaringan gusi.

Salah satu masalah utama yang sering dialami oleh penderita diabetes adalah penyakit periodontal, yaitu infeksi dan peradangan pada jaringan penyangga gigi. Kondisi ini dapat menyebabkan gusi berdarah, nyeri, dan bahkan kerusakan tulang penyangga gigi jika tidak ditangani dengan baik. Selain itu, diabetes juga memperlambat proses penyembuhan luka, sehingga infeksi di mulut bisa berlangsung lebih lama dan lebih parah dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki diabetes. Infeksi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan abses gigi, yang merupakan kumpulan nanah akibat infeksi bakteri, dan ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain jika tidak segera diobati.

Faktor lain yang memperburuk risiko infeksi gigi pada penderita diabetes adalah kurangnya kontrol gula darah yang baik. Ketika gula darah tidak terkontrol, risiko komplikasi infeksi meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, menjaga kadar gula darah dalam batas normal sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan mulut. Selain itu, kebersihan mulut yang baik seperti menyikat gigi secara rutin, menggunakan benang gigi, dan pemeriksaan gigi secara berkala sangat dianjurkan untuk mencegah infeksi dan komplikasi lainnya.

Penting juga bagi penderita diabetes untuk berkonsultasi secara rutin dengan dokter gigi dan dokter spesialis diabetes agar kondisi kesehatan mulut dan gula darah dapat dipantau secara bersamaan. Dengan perawatan yang tepat dan pengelolaan diabetes yang baik, risiko infeksi gigi dapat diminimalkan sehingga kualitas hidup penderita diabetes dapat tetap terjaga.


Bagikan Artikel Ini