Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Gejala dan Pengobatan Penyakit Sinusitis

Kesehatan - 23 May 2025 Oleh Diaz

543 Kali Dibaca

Penyakit sinusitis adalah peradangan pada sinus, yaitu rongga udara di sekitar hidung yang berfungsi untuk menghangatkan dan melembapkan udara yang kita hirup. Sinusitis dapat terjadi akibat infeksi virus, bakteri, atau alergi yang menyebabkan pembengkakan dan penyumbatan pada saluran sinus. Gejala sinusitis biasanya meliputi hidung tersumbat, nyeri atau tekanan di sekitar wajah, terutama di area dahi, pipi, dan di sekitar mata. Penderita juga sering mengalami lendir kental yang keluar dari hidung, berkurangnya kemampuan mencium bau, serta sakit kepala yang terasa semakin parah saat membungkuk atau berbaring.

Selain itu, sinusitis juga dapat menyebabkan demam, batuk yang memburuk di malam hari, dan rasa lelah yang berkepanjangan. Pada kasus yang lebih parah, infeksi bisa menyebar dan menimbulkan komplikasi serius, sehingga penting untuk mengenali gejala sejak dini dan melakukan pengobatan yang tepat. Sinusitis akut biasanya berlangsung kurang dari empat minggu, sedangkan sinusitis kronis bisa bertahan lebih lama dan memerlukan penanganan khusus.

Pengobatan sinusitis tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Untuk sinusitis yang disebabkan oleh infeksi virus, biasanya gejala akan membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga minggu. Namun, untuk mengurangi ketidaknyamanan, Anda bisa menggunakan dekongestan untuk membantu membuka saluran hidung yang tersumbat, serta obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi nyeri dan demam. Menghirup uap hangat juga dapat membantu melonggarkan lendir dan meredakan tekanan pada sinus.

Jika sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi tersebut. Namun, penggunaan antibiotik harus sesuai anjuran dokter agar tidak menimbulkan resistensi. Pada sinusitis kronis atau yang sering kambuh, dokter bisa merekomendasikan terapi tambahan seperti kortikosteroid nasal untuk mengurangi peradangan, atau tindakan medis seperti operasi untuk membuka saluran sinus yang tersumbat.

Selain pengobatan medis, menjaga kebersihan hidung dengan rutin membersihkan lendir menggunakan semprotan saline atau larutan garam juga sangat dianjurkan. Hindari paparan alergen dan polusi yang dapat memperburuk kondisi sinus. Istirahat yang cukup dan konsumsi cairan yang banyak juga membantu proses penyembuhan.

Dengan mengenali gejala dan melakukan pengobatan yang tepat, sinusitis dapat diatasi dengan efektif sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika gejala sinusitis tidak membaik dalam waktu yang wajar atau semakin parah, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan mencegah komplikasi.


Bagikan Artikel Ini