Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Gejala Kekurangan Vitamin D yang Sering Tidak Disadari

Penyakit - 03 Dec 2025 Oleh Diaz

96 Kali Dibaca

Fam, pernah nggak sih kamu merasa tubuh itu “ada yang kurang”, tapi nggak tahu persis apa penyebabnya? Nah, salah satu hal yang sering banget luput dari perhatian adalah gejala vitamin D rendah, sebuah kondisi yang ternyata bisa memengaruhi banyak aspek kesehatan tanpa kita sadari. Padahal, vitamin D itu penting banget—nggak cuma buat tulang, tapi juga imun, hormon, sampai mood kamu sehari-hari. Yuk, kita bahas dengan santai tapi tetap informatif biar Family makin paham dan lebih aware sama tubuh sendiri.

Banyak orang mengira kekurangan vitamin D hanya terjadi pada orang yang jarang keluar rumah. Memang benar paparan sinar matahari adalah sumber utamanya, tapi kenyataannya gaya hidup modern bikin kita makin jarang kena sinar matahari langsung. Kerja di ruangan, sekolah full day, mobilisasi pakai kendaraan, sampai kebiasaan pakai sunscreen (yang tetap penting, ya!) semuanya bisa mengurangi sintesis vitamin D di kulit. Akhirnya tubuh memberikan sinyal-sinyal halus, tapi seringnya cuma dianggap remeh. Padahal sejak paragraf pertama ini, aku mau ngingetin Fam buat mulai lebih peka sama gejala vitamin D rendah biar nggak keburu jadi komplikasi.

Salah satu gejala paling umum tapi sering diabaikan adalah rasa lelah yang berkepanjangan. Fam mungkin merasa “capek banget padahal tidur cukup”, atau gampang banget kehilangan energi setelah aktivitas ringan. Kekurangan vitamin D bisa memengaruhi metabolisme energi dan fungsi otot, sehingga tubuh jadi lebih cepat lelah. Selain itu, Fam juga mungkin merasakan nyeri otot atau tulang ringan yang kadang muncul kadang nggak, tapi terus berulang. Banyak orang salah paham mengira itu cuma pegal biasa, padahal bisa jadi tanda tubuh butuh asupan vitamin D yang lebih.

Mood juga bisa kena imbasnya. Vitamin D punya peran penting dalam regulasi hormon serotonin, yang mempengaruhi perasaan bahagia. Jadi kalau Fam merasa gampang sedih, mudah cemas, atau suasana hati “nggak stabil” tanpa sebab jelas, bisa jadi itu salah satu tanda kekurangan vitamin D. Beberapa penelitian bahkan mengaitkan kondisi ini dengan peningkatan risiko depresi ringan. Nggak heran kalau banyak orang merasa mood-nya membaik saat rutin berjemur pagi hari.

Gejala lainnya yang sering banget muncul tapi jarang dikaitkan dengan vitamin D adalah daya tahan tubuh yang menurun. Fam mungkin jadi lebih sering pilek, gampang kena flu, atau butuh waktu lebih lama buat pulih dari sakit ringan. Sistem imun memerlukan vitamin D untuk bekerja optimal, jadi kekurangan sedikit saja bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Bahkan beberapa studi menyebutkan bahwa kadar vitamin D yang rendah dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan.

Kesehatan tulang juga nggak kalah penting. Tanpa vitamin D yang cukup, tubuh kesulitan menyerap kalsium, dan ini bisa memengaruhi kekuatan tulang. Pada orang dewasa, kondisi ini bisa menyebabkan tulang terasa lebih rapuh atau nyeri punggung bawah yang konstan. Pada usia lanjut, risiko patah tulang bisa meningkat karena kepadatan tulang menurun.

Selain itu, Fam juga perlu waspada kalau luka di kulit terasa lebih lama sembuhnya dari biasanya. Vitamin D punya peran dalam proses regenerasi kulit. Jadi kalau goresan kecil saja butuh waktu lebih panjang untuk pulih, itu bisa menjadi pertanda lain bahwa tubuh butuh vitamin D tambahan.

Kabar baiknya, mengetahui gejala awal bisa membantu kita mencegah masalah yang lebih besar. Fam bisa mulai dengan meningkatkan paparan sinar matahari pagi sekitar 10–15 menit, konsumsi makanan kaya vitamin D seperti telur, ikan berlemak, jamur, dan susu fortifikasi, serta melakukan cek kadar vitamin D di fasilitas kesehatan terdekat. Kalau lagi mager keluar rumah, beberapa lab sekarang juga menyediakan layanan home visit untuk pemeriksaan kesehatan, jadi makin praktis buat kamu yang sibuk.

Pada akhirnya, tubuh kita selalu ngasih tanda, tinggal kita mau dengerin atau nggak. Semoga setelah baca ini Family jadi lebih sadar sama berbagai gejala vitamin D rendah yang sering muncul tanpa kita sadari. Yuk mulai perhatian sama tubuh sendiri dari hal-hal sederhana. Kesehatan itu investasi jangka panjang—dan kamu pasti pantas merasa bugar setiap hari, Fam!


Bagikan Artikel Ini