Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Idul Adha dan Pemeriksaan Lab: Upaya Mencegah Penyakit pada Hewan Kurban
Medical Check Up - 29 May 2025 Oleh Diaz
303 Kali DibacaMenjelang perayaan Idul Adha, pemerintah dan masyarakat semakin meningkatkan upaya untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang akan disembelih. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemeriksaan laboratorium (lab) secara menyeluruh terhadap hewan-hewan kurban guna mencegah penyebaran penyakit menular dan memastikan kesejahteraan hewan.
Pentingnya Pemeriksaan Lab dalam Menjamin Kesehatan Hewan Kurban
Hewan kurban, seperti sapi, domba, dan kambing, harus memenuhi standar kesehatan yang ketat agar tidak menularkan penyakit kepada manusia maupun hewan lain. Pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu metode utama dalam mendeteksi penyakit tertentu yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata, seperti brucellosis, tuberculosis, dan penyakit menular lainnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Nasional, Dr. Rina Utami, mengatakan, “Pemeriksaan lab merupakan langkah preventif yang sangat penting. Dengan memastikan hewan bebas dari penyakit, kita tidak hanya melindungi kesehatan masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekonomi peternak dan kepercayaan masyarakat terhadap hewan kurban yang sehat dan layak.”
Prosedur Pemeriksaan dan Teknologi yang Digunakan
Pemeriksaan laboratorium dilakukan dengan pengambilan sampel darah, swab, maupun jaringan hewan yang dicurigai terinfeksi. Teknologi modern seperti PCR (Polymerase Chain Reaction) dan ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay) digunakan untuk mendeteksi keberadaan virus dan bakteri secara akurat dan cepat.
Selain itu, petugas kesehatan hewan juga melakukan pemeriksaan fisik secara langsung dan pengamatan klinis sebelum sampel diambil. Jika ditemukan hewan yang terindikasi penyakit, hewan tersebut akan dikeluarkan dari proses kurban dan diberikan penanganan sesuai prosedur.
Peran Masyarakat dan Petugas dalam Menjamin Kesehatan Hewan Kurban
Masyarakat diimbau untuk membeli hewan kurban dari peternak yang terdaftar dan telah mendapatkan sertifikat kesehatan dari petugas berwenang. Selain itu, petugas lapangan rutin melakukan inspeksi dan pengawasan di lapangan guna memastikan semua hewan yang akan dikurbankan memenuhi standar kesehatan.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ahmad Fauzi, menyampaikan, “Kesehatan hewan adalah syarat utama dalam pelaksanaan kurban. Pemeriksaan laboratorium harus menjadi bagian dari proses ini untuk memastikan bahwa hewan yang dikurbankan benar-benar sehat dan aman dikonsumsi.”
Harapan dan Upaya Berkelanjutan
Dengan penerapan pemeriksaan laboratorium secara ketat, diharapkan risiko penularan penyakit dari hewan kurban dapat diminimalisir. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu mengikuti anjuran dari pihak berwenang dan memilih hewan kurban yang sehat dan bersertifikat.
Perayaan Idul Adha tahun ini diharapkan berlangsung lancar dan aman, dengan hewan kurban yang sehat dan bebas dari penyakit. Upaya ini menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup umat dan makhluk lainnya.
Penutup
Pemeriksaan laboratorium adalah langkah penting dalam memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih selama Idul Adha benar-benar sehat dan layak konsumsi. Melalui kolaborasi antara pemerintah, peternak, dan masyarakat, perayaan Idul Adha dapat berlangsung penuh berkah dan aman untuk semua pihak.
Bagikan Artikel Ini