Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Jarang Keluar Rumah, Tubuh Diam-Diam Kekurangan Vitamin D

Penyakit - 31 Dec 2025 Oleh Diaz

53 Kali Dibaca

Hai Fam, pernah nggak sih ngerasa gampang capek, pegal-pegal, mood naik turun, tapi bingung penyebabnya apa? Padahal kerjaan “cuma” di rumah, jarang kehujanan, jarang panas-panasan. Nah, di sinilah banyak orang kecolongan. Jarang keluar rumah bisa bikin tubuh diam-diam kekurangan vitamin D, dan ini bukan hal sepele. Kekurangan vitamin D, vitamin D rendah, dan jarang kena sinar matahari sering dianggap masalah kecil, padahal efeknya bisa panjang dan pelan-pelan ngaruh ke kualitas hidup kita, Family.

Vitamin D itu unik. Berbeda dari vitamin lain yang bisa kita dapat dari makanan sehari-hari, vitamin D justru paling efektif diproduksi tubuh saat kulit kena sinar matahari langsung. Bukan cahaya lewat kaca, bukan lampu, tapi sinar matahari pagi yang menyentuh kulit. Masalahnya, gaya hidup sekarang bikin kita makin jarang “ketemu” matahari. Bangun pagi langsung buka laptop, siang tetap di dalam ruangan, sore capek, malam rebahan. Ulang terus besoknya. Tanpa sadar, tubuh kita kekurangan bahan baku penting buat menjaga tulang, otot, dan sistem imun.

Banyak yang mikir, “Aku kan makan telur, minum susu, aman lah.” Sayangnya, kandungan vitamin D dari makanan saja sering kali belum cukup. Apalagi kalau jarang olahraga di luar, jarang jemur pagi, atau tinggal di lingkungan yang bikin lebih sering di dalam ruangan. Dalam jangka panjang, vitamin D rendah bisa bikin tulang jadi lebih rapuh, otot mudah lelah, sampai daya tahan tubuh menurun. Nggak heran kalau jadi gampang sakit, flu datang silih berganti, atau badan rasanya nggak pernah benar-benar fit.

Yang sering luput, gejala kekurangan vitamin D itu nggak selalu dramatis. Nggak langsung jatuh sakit atau pingsan. Justru datangnya halus. Badan cepat capek walau aktivitas biasa, sendi terasa ngilu, punggung sering pegal, bahkan mood gampang drop. Beberapa orang juga jadi sulit fokus dan merasa lesu berkepanjangan. Karena gejalanya samar, banyak yang mengira ini cuma efek kurang tidur atau stres kerja, padahal akarnya ada di vitamin D yang nggak terpenuhi.

Fam, kondisi ini makin sering terjadi sejak banyak orang kerja dari rumah. Secara mental mungkin lebih nyaman, tapi secara fisik ada risiko yang perlu diperhatikan. Tubuh manusia itu didesain buat bergerak dan kena cahaya alami. Saat kita “mengurung” diri terlalu lama, tubuh kehilangan ritme alaminya. Vitamin D berperan penting dalam menjaga keseimbangan kalsium dan fosfor, yang artinya berpengaruh langsung ke kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam sistem imun, membantu tubuh melawan infeksi.

Kalau dibiarkan lama-lama, kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko osteoporosis, terutama di usia dewasa dan lanjut. Pada anak-anak, bisa mengganggu pertumbuhan tulang. Pada orang dewasa, bisa bikin tulang keropos tanpa disadari. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa vitamin D rendah berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit tertentu, termasuk gangguan autoimun dan masalah kardiovaskular.

Terus solusinya gimana? Nggak harus langsung berubah jadi anak pantai kok, Family. Mulai dari hal sederhana. Sisihkan waktu 10–15 menit di pagi hari buat kena sinar matahari, idealnya sebelum jam 10. Bisa sambil nyapu halaman, duduk di teras, atau jalan sebentar. Kalau memang aktivitas luar terbatas, perhatikan juga asupan makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan berlemak, telur, dan produk susu. Tapi yang paling penting, jangan ragu buat cek kadar vitamin D lewat pemeriksaan darah supaya tahu kondisi tubuhmu sebenarnya.

Menjaga vitamin D itu bukan soal gaya hidup sok sehat, tapi bentuk sayang sama diri sendiri. Tubuh yang cukup vitamin D biasanya terasa lebih ringan, nggak gampang capek, dan daya tahan tubuh lebih stabil. Jadi kalau belakangan kamu ngerasa “kok badan begini-begini aja ya”, mungkin sudah waktunya refleksi. Jangan-jangan, karena jarang keluar rumah, tubuhmu diam-diam lagi teriak minta sinar matahari.

Akhir kata, Family, jangan remehkan sinyal kecil dari tubuh. Jarang keluar rumah, kekurangan vitamin D, dan vitamin D rendah adalah kombinasi yang sering terjadi di zaman sekarang. Yuk mulai lebih peka, lebih peduli, dan pastikan tubuh kita nggak kekurangan nutrisi penting hanya karena terlalu nyaman di dalam ruangan.


Bagikan Artikel Ini