Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Keputihan Berbahaya: Kenali Tanda dan Penyebabnya
Penyakit - 01 Mar 2025 Oleh Diaz
672 Kali DibacaKeputihan merupakan hal yang umum dialami oleh wanita, tetapi tidak semua keputihan adalah normal. Keputihan yang abnormal atau berbahaya bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang serius. Dokter spesialis kandungan mengingatkan pentingnya mengenali gejala dan penyebab keputihan yang berbahaya.
Menurut Dr. Sari Dewi, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, keputihan normal biasanya berwarna bening atau putih, tidak berbau, dan tidak disertai keluhan lain. Namun, jika keputihan berubah warna menjadi kuning atau hijau, berbau tidak sedap, disertai gatal, atau nyeri, hal ini patut diwaspadai.
"Keputihan yang abnormal bisa disebabkan oleh infeksi jamur, infeksi bakteri, atau penyakit menular seksual seperti gonore dan klamidia. Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi ini bisa menyebar dan berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi wanita," jelas Dr. Sari.
Penting untuk dicatat bahwa keputihan yang disertai dengan gejala lain seperti demam, nyeri saat berhubungan intim, atau nyeri perut bagian bawah bisa menjadi indikator adanya kondisi yang lebih serius, seperti endometriosis atau bahkan kanker serviks.
Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan jika mengalami gejala keputihan yang mencurigakan. Deteksi dini dapat meningkatkan peluang penyembuhan dan menghindari komplikasi lebih lanjut.
Kementerian Kesehatan juga menggalakkan edukasi kepada wanita mengenai kesehatan reproduksi dan pentingnya menjaga kebersihan area genital serta rutin melakukan pemeriksaan ke dokter. "Kami berharap dengan meningkatnya kesadaran, wanita dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan mereka," ujar juru bicara Kementerian Kesehatan.
Bagi wanita yang mengalami keputihan yang tidak biasa, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Dengan pemahaman yang baik tentang keputihan dan kesehatan reproduksi, diharapkan wanita dapat lebih sehat dan terhindar dari risiko penyakit berbahaya.
Bagikan Artikel Ini