Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Kesemutan Akibat Diabetes: Waspadai Gejala dan Pentingnya Penanganan

Penyakit - 17 Dec 2024 Oleh Diaz

1.060 Kali Dibaca

Kesemutan adalah salah satu gejala yang sering dialami oleh penderita diabetes, dan perlu diwaspadai sebagai tanda komplikasi jangka panjang dari penyakit ini. Diabetes, yang ditandai oleh tingginya kadar gula darah, dapat menyebabkan kerusakan pada saraf, suatu kondisi yang dikenal sebagai neuropati diabetik.

Apa Itu Neuropati Diabetik?

Neuropati diabetik adalah kerusakan saraf yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak terkontrol selama periode waktu yang lama. Syok tersebut dapat mempengaruhi seluruh tubuh, tetapi umumnya lebih terasa di tangan dan kaki. Gejala awal yang biasa muncul termasuk kesemutan, rasa terbakar, atau mati rasa pada ekstremitas. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat berkembang menjadi nyeri kronis dan kesulitan dalam bergerak.

Penyebab Kesemutan pada Penderita Diabetes

Kadar gula darah tinggi dapat merusak serat saraf, yang berfungsi mengirimkan sinyal dari dan ke otak. Proses ini mempengaruhi kemampuan tubuh untuk merasakan sentuhan, suhu, dan nyeri. Selain itu, diabetes juga dapat menyebabkan masalah sirkulasi darah yang memperburuk keadaan. Kondisi ini membuat penderita diabetes lebih rentan terhadap infeksi dan luka, yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan amputasi.

Tanda dan Gejala

Penderita diabetes yang mengalami kesemutan atau gejala lainnya sebaiknya tidak mengabaikannya. Beberapa tanda dan gejala umum dari neuropati diabetik meliputi:

  • Kesemutan atau rasa kebas di tangan dan kaki
  • Sensasi terbakar atau nyeri di ekstremitas
  • Kelemahan otot
  • Kesulitan dalam merasakan suhu atau nyeri
  • Perubahan pada pola berjalan

Pentingnya Penanganan Dini

Mendeteksi dan menangani neuropati diabetik sejak dini adalah kunci untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes khusus untuk menentukan tingkat kerusakan saraf serta memberikan rekomendasi penanganan yang sesuai. Perawatan dapat mencakup:

  • Pengendalian kadar gula darah melalui diet sehat, olahraga, dan penggunaan obat-obatan
  • Terapi fisik untuk membantu meningkatkan kekuatan otot
  • Perawatan luka untuk mencegah infeksi
  • Pengobatan nyeri yang diresepkan, termasuk obat-obatan tertentu atau suplemen

Kesimpulan

Kesemutan akibat diabetes adalah tanda bahwa penderita perlu memperhatikan kesehatan gula darah dan kawalan nikah dengan dokter. Dengan penanganan yang tepat dan perubahan gaya hidup yang positif, penderita diabetes dapat mengurangi risiko neuropati dan menjalani hidup yang lebih sehat. Penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan mendiskusikan perubahan gejala dengan tenaga medis.

Dengan pengetahuan dan kesadaran yang lebih baik mengenai risiko komplikasi diabetes, diharapkan lebih banyak orang dapat mencegah dan mengatasi gejala kesemutan serta menjaga kualitas hidup yang lebih baik.


Bagikan Artikel Ini