Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

Kontribusi Bidan Nasional dalam Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Persalinan - 29 May 2025 Oleh Diaz

574 Kali Dibaca

Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia, peran bidan nasional telah terbukti sangat penting. Sejak diberlakukannya program-program kesehatan yang fokus pada pelayanan kebidanan, angka kematian ibu dan bayi di tanah air menunjukkan tren penurunan yang signifikan.

Peran Strategis Bidan dalam Pelayanan Kesehatan

Bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan maternal dan neonatal memiliki peran kunci dalam mencegah dan mengatasi berbagai komplikasi yang dapat terjadi selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Mereka tidak hanya melakukan pemeriksaan kehamilan rutin, tetapi juga memberikan edukasi kepada calon ibu mengenai pentingnya nutrisi, kebersihan, serta tanda-tanda bahaya yang harus diwaspadai.

Selain itu, bidan juga aktif melakukan deteksi dini terhadap risiko kehamilan berisiko tinggi, serta melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap jika diperlukan. Pendekatan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan individu membuat bidan mampu membangun kepercayaan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan ibu dan anak.

Inovasi dan Pengembangan Kompetensi

Kementerian Kesehatan Indonesia terus meningkatkan kompetensi bidan melalui pelatihan dan sertifikasi, termasuk penggunaan teknologi digital untuk mempermudah pencatatan dan pelaporan data kesehatan. Program inovatif seperti layanan kesehatan berbasis komunitas dan telekonsultasi juga semakin memperluas jangkauan pelayanan di daerah terpencil dan tertinggal.

Hasil yang Membanggakan

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa angka kematian ibu di Indonesia menurun dari 305 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 menjadi 177 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2023. Sementara itu, angka kematian bayi juga mengalami penurunan dari 23 per 1.000 kelahiran hidup menjadi 16 per 1.000 kelahiran hidup di periode yang sama.

Kontribusi bidan nasional menjadi salah satu faktor utama keberhasilan ini. Dengan kerja keras dan dedikasi mereka di lapangan, Indonesia semakin dekat menuju target Sustainable Development Goals (SDGs) untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan.

Harapan ke Depan

Ke depan, peningkatan distribusi tenaga bidan yang merata di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah tertinggal, menjadi langkah strategis untuk mencapai akses layanan kesehatan yang lebih luas. Selain itu, pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat peran bidan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi secara berkelanjutan.

Kesimpulan

Peran vital bidan nasional dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi tidak dapat dipungkiri. Dengan komitmen dan inovasi yang terus dilakukan, diharapkan Indonesia mampu mencapai target kesehatan maternal dan neonatal yang lebih baik lagi di masa mendatang.


Bagikan Artikel Ini