Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

“Kulit Kusam Selama Ramadan? Ini Penyebab dan Solusinya”

Kesehatan - 4 Hari Lalu Oleh Diaz

10 Kali Dibaca

Fam, pernah nggak sih pas Ramadan ngaca terus mikir, “Kok kulit gue kelihatan kusam, capek, dan nggak se-fresh biasanya?” Tenang, kamu nggak sendirian. Kulit kusam selama Ramadan adalah keluhan yang sering banget dialami banyak orang, baik cowok maupun cewek. Perubahan jam makan, pola tidur yang berantakan, sampai asupan cairan yang berkurang bisa berdampak langsung ke kondisi kulit. Tapi kabar baiknya, kondisi ini bisa banget diatasi asal kita paham penyebab dan solusinya.

Selama Ramadan, tubuh mengalami penyesuaian besar. Biasanya kita minum air secara bertahap sepanjang hari, tapi saat puasa, waktu minum jadi terbatas hanya saat sahur dan berbuka. Kalau kebutuhan cairan nggak tercukupi, tubuh akan mengalami dehidrasi ringan, dan kulit adalah salah satu organ pertama yang “ngambek”. Kulit jadi terasa kering, tampak kusam, bahkan terlihat lebih gelap dari biasanya. Belum lagi kalau sahurnya minim serat dan vitaminnya, efeknya makin terasa di wajah.

Selain kurang minum, pola tidur juga jadi biang kerok. Bangun dini hari untuk sahur, lalu tidur lagi atau bahkan langsung beraktivitas, bikin jam biologis tubuh sedikit kacau. Kurang tidur bisa memperlambat regenerasi sel kulit. Padahal, proses perbaikan kulit paling optimal justru terjadi saat kita tidur. Akibatnya, sel kulit mati menumpuk, wajah terlihat lelah, dan kilau alami kulit berkurang.

Faktor lain yang sering nggak disadari adalah pilihan makanan saat berbuka. Godaan gorengan, makanan manis, dan minuman tinggi gula memang sulit ditolak. Sayangnya, konsumsi gula berlebihan bisa memicu peradangan dalam tubuh dan mempercepat proses penuaan kulit. Kulit jadi gampang kusam, muncul jerawat, dan terasa nggak segar. Ditambah lagi kalau setelah tarawih masih begadang sambil ngopi atau ngemil, kombo lengkap buat kulit terlihat “capek”.

Nah Family, sekarang masuk ke bagian yang paling ditunggu. Gimana solusinya? Pertama dan paling dasar, atur ulang asupan cairan. Kamu bisa pakai pola 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Air putih tetap jadi pilihan utama, tapi boleh juga ditambah infused water atau buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka dan jeruk. Kulit yang cukup terhidrasi akan terlihat lebih cerah dan kenyal secara alami.

Kedua, perhatikan asupan nutrisi. Saat sahur dan berbuka, usahakan ada sumber protein, sayur, dan buah. Vitamin C, vitamin E, dan antioksidan berperan besar dalam menjaga kesehatan kulit. Alpukat, tomat, wortel, dan sayuran hijau bisa jadi sahabat baik kulitmu selama puasa. Kalau perlu, kamu juga bisa diskusi dengan tenaga kesehatan soal suplementasi yang aman selama Ramadan.

Ketiga, jangan malas skincare, meski lagi puasa. Membersihkan wajah secara menyeluruh saat malam hari itu wajib, apalagi kalau seharian beraktivitas di luar. Gunakan pembersih yang lembut agar skin barrier tetap terjaga. Setelah itu, pakai pelembap yang sesuai jenis kulit. Di siang hari, sunscreen tetap penting meski kamu jarang keluar rumah, karena paparan sinar UV tetap bisa menembus jendela dan bikin kulit makin kusam.

Selain perawatan dari luar, perawatan dari dalam juga penting. Mengelola stres, mengatur waktu istirahat, dan memberi waktu tubuh untuk benar-benar recharge akan sangat membantu kondisi kulit. Kalau memungkinkan, tidur siang singkat 20–30 menit bisa jadi penyelamat buat tubuh dan kulit. Jangan remehkan hal-hal kecil ini, karena efeknya bisa besar kalau dilakukan konsisten.

Kalau kamu ingin bacaan tambahan yang kredibel, kamu bisa cek penjelasan tentang hidrasi dan kesehatan kulit dari Healthline di https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/dehydrated-skin atau tips perawatan kulit dari American Academy of Dermatology di https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics. Referensi ini bisa bantu kamu lebih paham soal hubungan gaya hidup dan kondisi kulit.

Intinya, Family, kulit kusam selama Ramadan bukan sesuatu yang harus diterima begitu saja. Dengan penyesuaian pola minum, makan, tidur, dan perawatan yang tepat, kulit tetap bisa terlihat segar dan glowing meski sedang berpuasa. Ramadan tetap jalan, ibadah tetap lancar, dan kulit pun ikut happy sampai Lebaran nanti.


Bagikan Artikel Ini