Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00

0263 513513

ARTIKEL

Beranda / Artikel

“Lebaran Sehat Tanpa Overeating: Nikmati Hidangan dengan Bijak”

Kesehatan - 4 Hari Lalu Oleh Diaz

10 Kali Dibaca

Hai Fam, selamat merayakan momen penuh kehangatan dan kebahagiaan. Lebaran selalu identik dengan meja makan yang penuh, tawa keluarga, dan aneka hidangan khas yang menggoda sejak pagi. Tidak heran kalau banyak orang tanpa sadar makan berlebihan. Padahal, lebaran sehat tanpa overeating itu sangat mungkin dilakukan kalau kita tahu caranya. Kuncinya bukan menahan diri secara ekstrem, tapi menikmati hidangan dengan bijak supaya tubuh tetap nyaman, ibadah dan silaturahmi pun jadi lebih maksimal.

Setelah sebulan berpuasa, tubuh kita sebenarnya masih beradaptasi dengan pola makan yang lebih teratur. Saat Lebaran, perubahan mendadak dari porsi kecil ke besar, ditambah makanan tinggi gula dan lemak, bisa bikin tubuh “kaget”. Overeating atau makan berlebihan sering berujung pada perut begah, naiknya asam lambung, sampai rasa lemas yang bikin momen Lebaran jadi kurang nikmat. Di sinilah pentingnya memahami bahwa makan enak dan makan sehat itu bisa berjalan beriringan, bukan saling meniadakan.

Langkah paling sederhana untuk mencegah overeating adalah mengatur porsi. Fam tidak perlu menolak semua hidangan favorit. Ambil sedikit demi sedikit, rasakan, nikmati, lalu beri jeda. Tubuh butuh waktu untuk memberi sinyal kenyang ke otak. Makan perlahan membantu kita lebih sadar kapan harus berhenti. Banyak penelitian menunjukkan bahwa makan dengan tempo santai bisa mengurangi risiko makan berlebihan dan membantu pencernaan bekerja lebih optimal. Informasi tentang pola makan mindful ini juga bisa kamu baca di laman kesehatan seperti https://www.healthline.com/nutrition/mindful-eating-guide.

Selain porsi, pilihan makanan juga berperan besar. Hidangan Lebaran biasanya kaya santan, gula, dan gorengan. Bukan berarti harus dihindari sepenuhnya, tapi seimbangkan dengan makanan berserat seperti sayur, buah, atau lauk berprotein tanpa lemak. Serat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah. Protein juga membantu menjaga energi supaya Fam tidak cepat lemas saat silaturahmi ke sana kemari. Kalau ingin referensi komposisi makan sehat, Family bisa cek panduan gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan di https://www.kemkes.go.id.

Jangan lupakan minum air putih. Di tengah suguhan sirup, teh manis, dan minuman bersoda, air putih sering terlupakan. Padahal, dehidrasi ringan bisa membuat kita merasa lapar padahal sebenarnya haus. Biasakan minum air putih sebelum dan sesudah makan. Selain membantu mengontrol porsi, air putih juga mendukung pencernaan dan menjaga tubuh tetap segar sepanjang hari.

Hal lain yang sering luput diperhatikan adalah kebiasaan “cicip sedikit tapi sering”. Setiap rumah yang dikunjungi menawarkan makanan, dan tanpa sadar total asupan kita jadi berlipat. Cobalah lebih selektif. Tidak apa-apa menolak dengan sopan atau memilih satu jenis hidangan yang benar-benar ingin dinikmati. Ingat, Lebaran bukan lomba mencicipi semua menu, tapi momen kebersamaan dan silaturahmi.

Aktivitas fisik ringan juga bisa membantu menjaga keseimbangan. Jalan santai setelah makan, membantu beres-beres, atau sekadar bergerak aktif saat bersilaturahmi sudah cukup untuk membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik. Tidak perlu olahraga berat, yang penting tubuh tidak terlalu lama diam setelah makan besar. Banyak ahli kesehatan menyarankan gerak ringan pasca makan untuk mengurangi rasa begah dan mendukung metabolisme, seperti yang dijelaskan di https://www.mayoclinic.org.

Yang tidak kalah penting, dengarkan tubuh sendiri. Setiap orang punya toleransi berbeda terhadap makanan tertentu. Jika Fam tahu perut sensitif terhadap santan atau pedas, bijaklah dalam memilih. Lebaran yang sehat adalah Lebaran yang membuat kita merasa nyaman, bukan tersiksa karena menuruti semua keinginan sesaat.

Akhirnya, Family perlu ingat bahwa satu atau dua hari Lebaran bukan penentu kesehatan jangka panjang. Yang penting adalah kesadaran dan niat untuk menjaga tubuh tetap seimbang. Dengan mengatur porsi, memilih makanan secara cerdas, cukup minum, dan tetap aktif, lebaran sehat tanpa overeating bukan sekadar wacana. Kita tetap bisa menikmati hidangan khas dengan rasa syukur, tanpa rasa bersalah. Semoga tips ini membantu Fam menjalani Lebaran yang hangat, bahagia, dan tentunya sehat. Selamat menikmati Lebaran dengan bijak, Family..


Bagikan Artikel Ini