Mitos dan Fakta tentang Vitamin C
Vitamin C, juga dikenal sebagai asam askorbat, adalah salah satu vitamin yang sering dicari dan dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, ada banyak mitos seputar vitamin C yang perlu kita pahami dengan lebih baik. Mari kita bahas beberapa mitos dan fakta terkait vitamin C:
-
Mitos: Vitamin C Efektif Mengobati Flu
- Anggapan bahwa vitamin C bisa menyembuhkan flu sebenarnya kurang tepat. Vitamin C bukanlah obat untuk flu, melainkan dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh agar kita tidak mudah terkena flu.
- Dr. Astrid Wulan Kusumoastuti menjelaskan bahwa vitamin C memiliki efektivitas dalam meningkatkan imunitas tubuh. Namun, manfaat ini hanya dapat dirasakan jika diimbangi dengan gaya hidup sehat seperti olahraga, pola makan yang baik, dan istirahat yang cukup1.
-
Fakta: Vitamin C Mencegah COVID-19
- Vitamin C memang terbukti meningkatkan sistem imun tubuh, tetapi mengonsumsi vitamin C saja tidak akan membuat kita kebal dari COVID-19.
- Pencegahan infeksi virus corona baru akan lebih efektif jika kita juga mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas1.
-
Mitos: Vitamin C Bisa Turunkan Berat Badan
- Vitamin C memang dibutuhkan tubuh untuk proses pembakaran lemak. Studi menunjukkan bahwa orang dengan asupan vitamin C cukup dapat membakar lebih banyak lemak saat berolahraga.
- Namun, vitamin C bukanlah “ajaib” yang secara langsung menurunkan berat badan. Penting untuk menjaga pola makan sehat dan berolahraga secara teratur untuk mencapai hasil yang optimal1.
Ingatlah bahwa vitamin C adalah bagian penting dari pola makan sehari-hari kita. Konsumsilah buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, lemon, dan paprika, untuk mendapatkan manfaatnya secara alami2.





