Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Penyakit Jantung Dapat Menyebabkan Komplikasi Rematik, Apa yang Perlu Diketahui?
Penyakit - 01 Mar 2025 Oleh Diaz
416 Kali DibacaDalam sebuah studi terbaru, para peneliti mengungkapkan hubungan yang mengejutkan antara penyakit jantung dan risiko pengembangan penyakit rematik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pasien dengan penyakit jantung, khususnya yang sudah menjalani prosedur angioplasti atau operasi jantung, memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami gangguan rematik, seperti artritis rheumatoid.
Penyakit jantung telah menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Selain mengganggu fungsi jantung, penyakit ini juga dapat mempengaruhi bagian lain dari tubuh, termasuk sistem imun. Para ahli menjelaskan bahwa peradangan yang terjadi pada pasien jantung dapat memicu mekanisme yang sama yang berkontribusi terhadap penyakit rematik.
Dr. Rina Susanti, seorang kardiolog dari Rumah Sakit Jantung Jakarta, menjelaskan, "Ketika jantung mengalami kerusakan, tubuh meresponsnya dengan peradangan. Proses ini dapat menyebabkan reaksi berantai yang memengaruhi sendi dan jaringan lunak lainnya, sehingga meningkatkan risiko penyakit rematik."
Gejala awal dari rematik sering kali mirip dengan gejala penyakit jantung, seperti nyeri dan pembengkakan. Oleh karena itu, sangat penting bagi pasien jantung untuk mendapatkan pemantauan dan penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Para peneliti juga menyarankan agar pasien jantung menjaga pola hidup sehat, termasuk diet seimbang, olahraga teratur, serta menghindari stres. Selain itu, mereka harus rutin menjalani pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi kemungkinan gejala rematik lebih dini.
"Deteksi awal dan pengelolaan yang tepat dapat membantu mengurangi dampak dari penyakit rematik, yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani. Kesadaran tentang risiko ini sangat penting bagi pasien jantung," tambah Dr. Rina.
Dengan semakin meningkatnya kasus penyakit jantung dan rematik, masyarakat dihimbau untuk lebih peduli terhadap kesehatan jantung dan sendi mereka. Pemerintah diharapkan akan meningkatkan program pendidikan kesehatan guna memberikan informasi yang lebih baik kepada masyarakat tentang risiko dan pencegahan kedua penyakit ini.
Sebagai langkah awal, penting bagi individu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala yang mencurigakan. Pencegahan dan deteksi dini adalah kunci untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Sumber: Komite Penelitian Kesehatan Nasional, Rumah Sakit Jantung Jakarta, Jurnal Kardiologi dan Rematik Internasional.
Bagikan Artikel Ini