Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Puasa Intermittent: Solusi Modern untuk Menjaga Berat Badan Ideal
Penyakit - 22 Mar 2025 Oleh Diaz
323 Kali DibacaDalam beberapa tahun terakhir, puasa intermittent (intermittent fasting) telah menjadi tren kesehatan yang semakin populer di kalangan masyarakat. Metode ini menarik perhatian banyak orang yang ingin menjaga berat badan ideal dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Namun, apa sebenarnya puasa intermittent, dan bagaimana cara kerjanya?
Puasa intermittent adalah pola makan yang mengatur waktu makan dan puasa secara berulang. Berbeda dari diet tradisional, yang fokus pada jenis makanan yang dikonsumsi, puasa intermittent lebih menekankan pada waktu kapan seseorang makan. Metode ini biasanya dilakukan dalam berbagai cara, seperti metode 16/8, di mana seseorang berpuasa selama 16 jam dan hanya makan dalam jendela waktu 8 jam, atau metode 5:2, di mana seseorang makan normal selama 5 hari dan membatasi kalori pada 2 hari dalam seminggu.
Penelitian menunjukkan bahwa puasa intermittent dapat memiliki beberapa manfaat kesehatan yang signifikan. Beberapa di antaranya meliputi:
Penurunan Berat Badan: Dengan membatasi waktu makan, banyak orang cenderung mengurangi asupan kalori mereka secara keseluruhan. Hal ini berdampak positif pada proses penurunan berat badan.
Peningkatan Metabolisme: Puasa dapat meningkatkan tingkat metabolisme, yang membantu tubuh membakar lebih banyak kalori, bahkan saat istirahat.
Perbaikan Kesehatan Jantung: Beberapa studi menunjukkan bahwa puasa intermittent dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan marker peradangan, yang semuanya berkaitan dengan kesehatan jantung.
Dukungan Kesehatan Otak: Penelitian awal menunjukkan bahwa puasa mungkin memiliki efek neuroprotektif, yang dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan kondisi penuaan lainnya.
Bagi yang ingin mencoba puasa intermittent, berikut beberapa tips untuk memulainya:
Pilih Metode yang Mampu Anda Jalani: Pilih jadwal puasa yang sesuai dengan rutinitas harian Anda. Metode 16/8 seringkali menjadi pilihan yang populer dan lebih mudah untuk diadaptasi.
Mulailah Secara Bertahap: Jika Anda baru mengenal puasa, cobalah untuk memulai dengan waktu puasa yang lebih pendek dan secara bertahap meningkatkannya.
Perhatikan Nutrisi: Saat makan, pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi, seperti buah-buahan, sayuran, protein berkualitas, dan lemak sehat.
Hidrasi yang Cukup: Selalu pastikan untuk minum cukup air, terutama selama periode puasa.
Dengarkan Tubuh Anda: Jika Anda merasa lemas atau tidak nyaman, penting untuk mendengarkan tubuh Anda dan menghentikan puasa jika perlu.
Puasa intermittent bisa menjadi solusi modern yang efektif untuk menjaga berat badan ideal dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Meskipun banyak manfaat yang dilaporkan, seperti halnya dengan perubahan pola makan lainnya, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum memulai puasa intermittent, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu. Dengan pendekatan yang tepat dan pola makan yang sehat, puasa intermittent dapat menjadi alat yang berharga dalam mencapai tujuan kesehatan Anda.
Bagikan Artikel Ini