Jadwal Buka : Setiap Hari Pagi: 06.00 - 13.00, Siang: 14.00 - 20.00
info@klinikkeluarga.com
0263 513513
Vitamin C: Kecil Bentuknya, Besar Perannya
Kesehatan - 31 Dec 2025 Oleh Diaz
54 Kali DibacaHalo Fam, pernah nggak sih kamu ngerasa vitamin C itu “ah kecil doang, paling buat orang lagi flu”? Padahal kalau kita bongkar perannya lebih dalam, Vitamin C: Kecil Bentuknya, Besar Perannya bukan sekadar slogan manis. Vitamin yang satu ini punya kontribusi nyata buat tubuh, dari yang kelihatan sampai yang kerja diam-diam di balik layar sistem tubuh kita.
Vitamin C atau asam askorbat adalah vitamin larut air yang nggak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Artinya, Fam wajib dapetin asupannya dari luar, baik dari makanan maupun suplemen. Walaupun bentuknya kecil dan sering disepelekan, Vitamin C punya tugas besar dalam menjaga daya tahan tubuh. Saat imun lagi turun, vitamin ini membantu meningkatkan produksi sel darah putih yang jadi garda depan melawan infeksi. Makanya, nggak heran kalau Vitamin C sering jadi andalan saat badan mulai nggak enak atau cuaca lagi nggak jelas.
Selain soal imun, Vitamin C juga punya peran penting dalam pembentukan kolagen. Kolagen ini ibarat “lem alami” tubuh yang menjaga kulit tetap kenyal, luka cepat sembuh, serta tulang dan sendi tetap kuat. Jadi kalau Fam pengen kulit lebih sehat dan proses penyembuhan luka lebih cepat, asupan Vitamin C itu bukan opsi, tapi kebutuhan. Bahkan, kekurangan vitamin ini bisa bikin gusi gampang berdarah, kulit kusam, dan badan terasa lebih lelah dari biasanya.
Yang sering luput dari perhatian, Vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan. Dalam keseharian, tubuh kita terpapar radikal bebas dari polusi, asap rokok, stres, sampai pola makan yang kurang seimbang. Antioksidan dalam Vitamin C membantu menetralisir radikal bebas tersebut, sehingga sel-sel tubuh nggak cepat rusak. Ini penting banget buat kesehatan jangka panjang, termasuk menjaga fungsi jantung dan pembuluh darah tetap optimal.
Buat Fam yang sering merasa gampang capek atau kurang fokus, Vitamin C juga ikut berperan dalam membantu penyerapan zat besi. Zat besi dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa cukup Vitamin C, penyerapan zat besi bisa kurang maksimal, yang ujung-ujungnya bikin badan terasa lemas. Kombinasi makanan tinggi zat besi dengan sumber Vitamin C seperti jeruk atau jambu biji bisa jadi langkah kecil dengan dampak besar.
Sumber Vitamin C sebenarnya gampang banget ditemuin di sekitar kita. Buah jeruk, stroberi, kiwi, jambu biji, pepaya, sampai sayuran seperti brokoli dan paprika merah punya kandungan Vitamin C yang tinggi. Menariknya, jambu biji bahkan punya kandungan Vitamin C lebih tinggi dibanding jeruk. Jadi kalau Fam bosan sama rasa jeruk, masih banyak alternatif lain yang bisa dipilih tanpa harus selalu bergantung pada suplemen.
Meski begitu, kebutuhan Vitamin C setiap orang bisa berbeda tergantung usia, aktivitas, dan kondisi kesehatan. Orang yang sering terpapar stres, perokok, atau yang sedang dalam masa pemulihan biasanya butuh asupan lebih. Tapi tetap perlu diingat, konsumsi Vitamin C berlebihan juga nggak selalu baik. Karena larut air, kelebihan Vitamin C memang akan dibuang lewat urine, tapi dalam jumlah ekstrem bisa memicu gangguan pencernaan.
Intinya, Vitamin C itu bukan sekadar vitamin “pelengkap”. Dia kecil bentuknya, tapi kerjaannya banyak dan krusial. Dari menjaga imun, bantu kulit tetap sehat, sampai melindungi tubuh dari kerusakan sel, semua itu jadi bukti nyata bahwa Vitamin C: Kecil Bentuknya, Besar Perannya memang layak dapat perhatian lebih dari kita semua, Family.
Bagikan Artikel Ini